Jenis-Jenis Varian ...
 
Notifications
Clear all
Jenis-Jenis Varian Virus Corona
Jenis-Jenis Varian Virus Corona
Group: Registered
Joined: 2022-09-22
New Member

About Me

Jenis-Jenis Varian (Mutasi) Virus Corona

Sejak awal kemunculannya, virus corona sudah bermutasi menjadi bermacam varian. Hal ini dikarenakan pada dasarnya virus bisa bereplikasi dan sebabkan dirinya menjadi banyak. Ketika lakukan perihal ini, virus corona merubah “gen”-nya sedikit. Inilah yang disebut mutasi virus. Mutasi berasal dari virus disebut variasi atau varian berasal dari virus yang asli Hingga artikel ini ditulis, tersebut sebagian varian atau mutasi berasal dari virus corona yang sudah menyebar:

1. Varian Alfa

Varian Alfa pertama kali ditemukan oleh situs warassehat.com pada September 2020 di Inggris, dan dikenal bersama dengan kode varian B. 1.1.7. Tingkat penularan varian virus ini adalah 43-90 prosen lebih tinggi berasal dari virus sebelumnya. Beberapa gejala yang umum dialami oleh orang yang terinfeksi virus corona varian Alfa adalah:

  • Sesak napas.
  • Nyeri dada.
  • Hilangnya indera perasa dan penciuman.

2. Varian Beta

Varian Beta adalah mutasi virus corona yang pertama kali ditemukan pada Oktober 2020 di Afrika Selatan. Varian bersama dengan kode B. 1.351 ini diketahui 50 prosen lebih ringan menular berasal dari varian sebelumnya. Gejala infeksi varian Beta sama layaknya gejala pada varian Alfa dan infeksi COVID-19 secara umum.

3. Varian Delta

Sempat menjadi penyebab gelombang ke dua di bermacam negara, varian Delta pertama kali ditemukan pada Oktober 2020 di India. Varian ini terhitung disebut bersama dengan kode B.1.617.2. Tingkat penularan varian virus ini 30–100 prosen lebih ringan menular berasal dari varian Alfa. Selain itu, varian ini terhitung bisa menular lebih cepat dan berpotensi tinggi sebabkan gejala yang parah. Gejala infeksi varian delta bisa keluar dalam 3-4 hari sehabis terinfeksi. Berikut sebagian gejala yang umum dialami:

  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Pilek.
  • Batuk.
  • Sesak napas.
  • Sakit kepala.
  • Kelelahan.
  • Kehilangan indera perasa atau penciuman.

4. Varian Gamma

Pertama kali ditemukan di Brazil dan Jepang pada November 2020, varian Gamma dikenal bersama dengan kode P. 1. Gejala umum yang ditimbulkan infeksi varian virus ini sama layaknya varian lain, yaitu sesak napas, sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk dan pilek.

5. Varian Epsilon

Varian Epsilon atau B.1.427/B.1.429 adalah mutasi virus corona yang pertama kali ditemukan di California, Amerika Serikat. Pada 19 Maret 2021, Centers for Disease Control plus Prevention (CDC) memasukkan varian ini sebagai variant of concern (VOC) dikarenakan sempat sebabkan peningkatan masalah di sebagian wilayah. Gejala berasal dari infeksi varian ini sama layaknya varian lain, yaitu:

  • Sesak napas.
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Batuk.
  • Pilek.

Social Networks
Member Activity
0
Forum Posts
0
Topics
0
Questions
0
Answers
0
Question Comments
0
Liked
0
Received Likes
0/10
Rating
0
Blog Posts
0
Blog Comments
Share: